Syahru Ramadhan Siregar Sejarah yang perlu diketahui oleh publik. Ini bukan celaan melainkan sejarah yang bisa kita jadikan pelajar bahwa LB itu pun kekeliruannya tidak sedikit. Semoga sifat hizbiyyah di kalangan LB cs bisa diketahui masyarakat sehingga hizbiyyah itu akan bangkrut dan hancur dengan sendirinya.
فضيل الكيلي emang dia paham hukum tobat???coba tanya k dia klw dia bisa jawab...tu IMam Jarh wa tadil tanpa Guru....heheheheh
Syahru Ramadhan Siregar Sudah taubat ? Mana bukti LB taubat ? Dalam daurah nya masih bahas masa lalu kok.
Syahru Ramadhan Siregar Ente jangan taqlid buta ya. Perhatikan "keutamaan LB yang waktu itu BARU SAJA MENUNTUT ILMU DARI SYAIKH MUQBIL" ... Nyatanta LB ini seperti ikhwani waktu memimpin LJ. ini jelas.
فضيل الكيلي waktu peristiwa lasakar antum dimana???kejadian di Ambon n Poso....nah Akbar Waqs Al-andunisy orang ambon ana sendiri Orang Poso n ana mendengar tobat mereka di umumkan di depan masyarakat di Masjid Nurul Huda jalan Robet Wolter monginsidi kelurahan Lawanga Kecamatan Poso kota Utara kabupaten poso propinsi Sulawesi Tengah di Umumkan pada waktu magrib....kemudian di Umumkan di depan para Asatidzah...klw g' percaya tanya aja ke UStad Dzulqornain...antum waktu itu dimana????
Syahru Ramadhan Siregar Kalau begitu mengapa LB masih ungkit masalah itu waktu daurah thn 2013 ... Itu ada buktinya.. Mulutnya gak terjaga kok.
فضيل الكيلي masa lalunya siapa n yg mana???
Syahru Ramadhan Siregar Nanti saya buktikan ULB masih ungkit masalah itu terkait kaset U. ASYKARI itu. Padahal waktu ishlah thn 2005 udah janji jangan diungkit. Standard ganda bung.... #Emang_enak_standard_ganda
Syahru Ramadhan Siregar Jangan anggap ULB itu gak punya salah. Segudang kesalahannya dari masa LJ sampe sekarang. Tuh ustadz Dzulakmal aja difitnah udah nerina uang dari Yayasan Ihya' at Turots... Mana pernyataan taubat Luqman ?? Ada dia ruju' ??
فضيل الكيلي kesalahan mereka di di LJ sangat banyak dan ana saksi mata....dan Ustad Dzul Akmal n UStad Luqman dah Islah di antara salah satu poin islah mereka jika ada salah satu di antara murid"nya yg masi mengangkat masalah keduanya akan di beri peringatan keras kurang lebihnya begitu....
Syahru Ramadhan Siregar Masih mau berkilah .. Mulut ULB gak terjaga ?? Noh lihat waktu daurah slipi.. Salafiyun menghadiri daurah masyaikh.. dia malah ejek.. Dia rendahin Syaikh Abdullah Al Mar'i dan Syaikh Utsman As Saalimy. mau bukti lagi ???
Syahru Ramadhan Siregar Intinya ente-ente takut KESALAHAN LUQMAN BA'ABDUH dimunculkan ke publik. Ente taqlid buta.
فضيل الكيلي untuk apa kesalahan di publikasikan dalam keadaan mereka telah bertobat??/emang ana jahil kaya nt???heheheh
فضيل الكيلي ana hadir loh waktu di Slipi....sekarang mauqif antum ttg Firanda gimana??yg telah mencela Syaikh Robi????
فضيل الكيلي iya ana dengan Akbar Waqs Al-andunisy hadir dan tak ada pelecehan terhadap 2 Syaikh tsb...skrang apa mauqif antum...??hahahahah langsung lari...begitu ketahuan dusta lari...itulah dialog di FB
فضيل الكيلي
Ga usah sombong, tanyakan sana sama Luqman Ba'abduh kalau fatwa Syaikh Ubaid hafidzahullah tentang sekolah formal kenapa ga dipublikasikan?
Kalau Luqman Ba'abduh nyuruh reuni kaset silsilah kadzdzabiin itu bukan ngungkit kisah lama? Walaupun Ente hadir di
Slipi tapi ga bisa mencerna kalau Luqman Ba'abduh itu mengungkit kisah lama
فضيل الكيلي lamanya batas kemana bro....maslah apa ??klw antum tu orang ilmiyah n g' kadzdzab n g' isti'jal mungkin ana
pertimbnagkan kata" antum tanpa Syarh dari antum jangan" bukan pencelaan antum sebut pencelaan...sebenarnya banyak tuduhan palsu n salah menebak kalam antum telah antum kantongi cuma ana malas serius klw di FB ana maw lihat ke teguhan n keberanian antum dalm menggenggam kebenaran...kita menghadap syaikh di jogja....nantikan kan ada Ustad Dzul Akmal n Ustad Luqman...klw ada Rejeki kita sama" k Ustad Dzul....
pertimbnagkan kata" antum tanpa Syarh dari antum jangan" bukan pencelaan antum sebut pencelaan...sebenarnya banyak tuduhan palsu n salah menebak kalam antum telah antum kantongi cuma ana malas serius klw di FB ana maw lihat ke teguhan n keberanian antum dalm menggenggam kebenaran...kita menghadap syaikh di jogja....nantikan kan ada Ustad Dzul Akmal n Ustad Luqman...klw ada Rejeki kita sama" k Ustad Dzul....
فضيل الكيلي antum klw sudah terdesak buka permasalahan lain g' fokus dalam membahas suatu permasalahan...antum
lah yg Muqollid
lah yg Muqollid
Syahru Ramadhan Siregar Intinya LUQMAN BA"ABDUH WAJIB diikuti walaupun salah .. Kalau tidak manut-manut semua katanya nanti dicap hizbi.
Syahru Ramadhan Siregar Luqman Ba"abduh dulu di LJ ... Gak berani tuh bawahanya menegur. Udah ngumpulin massa untuk demo.. Melawan pemerintah.. padahal baru PULANG DARI DAMMAJ. KATANYA manhajnya kokoh.. Kok pulang dr Dammaj jadi tukang demo ?
??Syahru Ramadhan Siregar Emangnya Syaikh Muqbil pernah ajarin demo ? Pernah ajarin melawan pemerintah
Syahru Ramadhan Siregar Gak mau teman ama preman berjubah.. Ntar diajari mukul orang.. #kayak_FPI
??فضيل الكيلي ustad Luqman g' ikut demo..antum siap mempertanggung jawabkan kata" antum ini
Syahru Ramadhan Siregar Dia menyerukan untuk melawan pemeribtah... Ingat kasus nya kan.. Sama saja. Dia jadi tukang demo walau gak ikut d lapangan. Dia kumpulin massa untuk demo.
Syahru Ramadhan Siregar Ingat kasus majalah asy syariah yg isinya tulisan ustadz bukan kubu Luqman. Disitu dibantah kedustaan ULB yg mengatasnamakan Syaikh Muqbil tentang khuthbah setelah jsnazah dikuburkan. Noh... Majalah asy syariah waktu dilarang beredar di kota tersebut. Kareba apa ?? Karena takut kesalahan Luqman yg berdusta itu diketahui publik.
Syahru Ramadhan Siregar Fikirin akhi... Betapa ULB itu sudah pernah terbukti berdusta.
Syahru Ramadhan Siregar Jangan taqlid akhi. Apakah hina bagi kita untuk meruju' kepada alhaq ?? kenapa ULB gak ruju' dari dustanta atas nama Ust DzulAkmal ?? #lihatstatusku
Akbar Waqs Al-andunisy jgn ganggu idola gue
jgn tahdzir idola gue....
kalian tu cm pke standar ganda ...hehe senyum.......
jgn tahdzir idola gue....
kalian tu cm pke standar ganda ...hehe senyum.......
Syahru Ramadhan Siregar Iye.. Jangan kritik Luqman.. Dia gak pernah bohong. Kalau dusta atas nama Syaikh Muqbil mah udah pernah ketahuan.
???فضيل الكيلي antum berani ketemu ana membahas ini??untuk membuktikan siapa yg taqlid
Tedo Hartono
فضيل الكيلي
Ga usah songong bro, ente koar-koar di facebook padahal Luqman Ba'abduh sudah berfaw2a agar meninggalkan Facebook.
Pemuja Luqman Ba'abduh seperti ente nih omong kosong doank. Menuduh orang lain "ga ilmiyyah" "kadzdzab" dlp adalah kebiasaan buruk gerombolan pemuja Luqman Ba'abduh, anehnya kalau mereka diperlakukan seperti itu eh malah ngambek dan ga terima. (Standar ganda).
Mending Ane menghadap Allah dan bermunajat kepada-Nya daripada menghadap Luqman Ba'abduh, emangnya dia tuhan?
Kalau hanya mendiskreditkan orang atau menjatuhkan harga diri seseorang mah sudah bukan rahasia umum, memerintahkan untuk membunuh aja dilakukan Luqman Ba'abduh.
Tanyakan ajalah ke Luqman Ba'abduh tentang fatwa yang sengaja mereka tidak publikasikan. Ditunggu jawabannya
Tedo Hartono " Luqman Ba'abduh berkata pada Daurohnya yang berjudul "Dosa-Dosa terhadap ilmu dan Ulama" di Slipi, sebagai berikut :
Ketika Luqman Ba'abduh menjelaskan tentang dialog yang terjadi di Bandara antara Asatidzah yang didalamnya hadir pula Asy-Syaikh Utsman As-Saalimiy dan Asy-Syaikj Abdullah Al-Mar'iy hafidzshumallahu.
Pada sesi kedua menit ke 27:25 detik ia mengatakan:
"Syaikh yang satunya mengatakan "iya!, tentang Ikhwanul Muslimin cukup 15 menit, seperempat jam cukup! Ga perlu panjang-panjang", kepancing...kebawa,
(kemudian dengan lantangnya Luqman Ba'abduh megatakan)
Ya!, Al-Haq yuqool, Al-Haq itu harus disampaikan supaya syubhat itu tidak terus menabrak sana menabrak sini.
Saya katakan, ini jawaban yang "SALAH", "SALAH", "SALAH"".
Komentar Ane (Tedo Hartono):
Inilah sifat berani dan dosa terhadap ilmu dan ulama, apakah Luqman Ba'abduh ini merasa lebih pinter dari 2 Syaikh itu? Subhaanallah!
Kedua Syaikh itu saja bisa disalahkan oleh Luqman Ba'abduh padahal dia ga hadir di jalsah tersebut! Apalagi kalau hanya sekedar Ustadz?
Apa prestasi Luqman Ba'abduh ketika belajar di Yaman dahulu?
Kemudian Luqman berkata lagi pada menit ke 29:18 detik:
"Maka kita katakan baarakallahu fiykum, kita semua menghormati para ulama, tapi sesuatu yang tidak lurus harus diluruskan, yang lupa harus diingatkan, karena manusia bisa lupa siapapun dia diingatkan"
Komentar Ane(Tedo Hartono):
Subhaanallah! Nasehat kedua masyaikh itu ga lurus? Mereka lupa? Sedangkan Luqman Ba'abduh yang lurus dan ingat?
Luar biasa!
Kemudian pada menit ke 36: 28 detik Luqman Ba'abduh mengatakan:
"Sampai-sampai, maaf saja, dengan terpaksa saya sampaikan; Syaikh Utsman dan Syaikh Abdullah pun terbawa dengan cara atau makar dan permainan Dzulqornain".
Komentar Ane(Tedo Hartono):
Subhaanallah! Apakah kedua Syaikh itu sebodoh yang disangka oleh Luqman Ba'abduh? Sampai-sampai kedua Syaikh itu digambarkan oleh Luqman Ba'abduh sebagai orang yang terbawa dengan cara atau makar dan permainan Dzulqornain?
Laa hawla wa laa quwwata illaa billah....
Judul daurohnya "Dosa-dosa terhadap Ilmu dan Ulama" telah dilakoni sendiri oleh pemateri dauroh, hadzaa syai-un 'ajiib.
Ketika Luqman Ba'abduh menjelaskan tentang dialog yang terjadi di Bandara antara Asatidzah yang didalamnya hadir pula Asy-Syaikh Utsman As-Saalimiy dan Asy-Syaikj Abdullah Al-Mar'iy hafidzshumallahu.
Pada sesi kedua menit ke 27:25 detik ia mengatakan:
"Syaikh yang satunya mengatakan "iya!, tentang Ikhwanul Muslimin cukup 15 menit, seperempat jam cukup! Ga perlu panjang-panjang", kepancing...kebawa,
(kemudian dengan lantangnya Luqman Ba'abduh megatakan)
Ya!, Al-Haq yuqool, Al-Haq itu harus disampaikan supaya syubhat itu tidak terus menabrak sana menabrak sini.
Saya katakan, ini jawaban yang "SALAH", "SALAH", "SALAH"".
Komentar Ane (Tedo Hartono):
Inilah sifat berani dan dosa terhadap ilmu dan ulama, apakah Luqman Ba'abduh ini merasa lebih pinter dari 2 Syaikh itu? Subhaanallah!
Kedua Syaikh itu saja bisa disalahkan oleh Luqman Ba'abduh padahal dia ga hadir di jalsah tersebut! Apalagi kalau hanya sekedar Ustadz?
Apa prestasi Luqman Ba'abduh ketika belajar di Yaman dahulu?
Kemudian Luqman berkata lagi pada menit ke 29:18 detik:
"Maka kita katakan baarakallahu fiykum, kita semua menghormati para ulama, tapi sesuatu yang tidak lurus harus diluruskan, yang lupa harus diingatkan, karena manusia bisa lupa siapapun dia diingatkan"
Komentar Ane(Tedo Hartono):
Subhaanallah! Nasehat kedua masyaikh itu ga lurus? Mereka lupa? Sedangkan Luqman Ba'abduh yang lurus dan ingat?
Luar biasa!
Kemudian pada menit ke 36: 28 detik Luqman Ba'abduh mengatakan:
"Sampai-sampai, maaf saja, dengan terpaksa saya sampaikan; Syaikh Utsman dan Syaikh Abdullah pun terbawa dengan cara atau makar dan permainan Dzulqornain".
Komentar Ane(Tedo Hartono):
Subhaanallah! Apakah kedua Syaikh itu sebodoh yang disangka oleh Luqman Ba'abduh? Sampai-sampai kedua Syaikh itu digambarkan oleh Luqman Ba'abduh sebagai orang yang terbawa dengan cara atau makar dan permainan Dzulqornain?
Laa hawla wa laa quwwata illaa billah....
Judul daurohnya "Dosa-dosa terhadap Ilmu dan Ulama" telah dilakoni sendiri oleh pemateri dauroh, hadzaa syai-un 'ajiib.
فضيل الكيلي Alhamdulillah baru slelsai dengar ulang kembali dauroh Ustad Luqman sesi kedua pada menit 27:25..... kalian katakan Ustad mencela Syaikh????hahahahhaah lalod plus g' nyampe Ilmu antum...mulai ketahuan kualitas si Tedo Hartono yg di katakan ilmunya jauh banget di atas ana....#laaba'sa #akurapopo
فضيل الكيلي dimenit ke 27;25 dan 36:28 itu Ustad Luqman hanya menukil kedustaan AMDZ dan efek atw pengaruh dustanya AMDz kepada Syaikh bukan penta'yinan sebagaimana perlakuan atw perkataan Firanda cs kepada kepada Syaikh RObi'......wajar jarh n mencela aja kalian g' bisa bedakan apa lagi ta'dil n khobar atw istidlaal...tamaam....
فضيل الكيلي Tedo hanya bisa keluarin pamflet emang antum maw hadir???hehehehe
فضيل الكيلي wah bagus ne klw komen ini di lihat sama Abdul Gofur Al Malanji punya bahan lagi dia menyukur keangkuhan Tedo xixixixixi...colek#tukpencarialhaq
Tedo Hartono Wajarlah, kalau pujaan hati yang ngomong ga keliatan tuh boroknya. Tapi kalau orang yang dibenci, otomatis bobrok. (Standar ganda)
Bukan ta'yin? Hehe kalau sudah nyebut nama Syaikh itu namanya apa?
Fudhoil ga usah sombong, palingan bentar ente koar-koar tentang keilmuan ente, supaya semua orang tahu "Fudhoil itu berilmu loh" (kayak anak kecil)
Penyakit lama ente ga sembuh juga ya? Tahunya memvonis orang "ga tahu" padahal ente lebih parah tapi ga sadar.
Bukan ta'yin? Hehe kalau sudah nyebut nama Syaikh itu namanya apa?
Fudhoil ga usah sombong, palingan bentar ente koar-koar tentang keilmuan ente, supaya semua orang tahu "Fudhoil itu berilmu loh" (kayak anak kecil)
Penyakit lama ente ga sembuh juga ya? Tahunya memvonis orang "ga tahu" padahal ente lebih parah tapi ga sadar.
فضيل الكيلي
Kalau gerombolan Luqman cs yang menyebar keangkuhan kok ga kelihatan? Giliran dilurusin eh malah kite dituduh angkuh.
Fudhoil lihat donk komentar ente yang penuh dengan keangkuhan dan meremehkan orang lain, Baarakallahu fiyk
Tedo Hartono Ente masih ingat ga kalau ente koar-koar di status Ane tapi ga bisa bedain antara "ushul fiqh" dan "al-Qoidah Al-Fiqhiyyah"? Kalau ga punya malu kayak ente yah ngomongnya "#laa ba'sa #akurapopo. (Laa hawla wa laa quwwata illaa billaah)
فضيل الكيلي heheheheh ana pikir antum bilang ana hanya koar" di Fb....antum aja yg buta dah tertutup emosi udah di jawab perbedaannya masi nanya,...kira" perbuatan orang apa klw bertanya 1+1=..? trus di jawab 1+1=2 masi nanya lagi brapa hasilnya...itu trus di tanya....klw antum maw uji apakah qoul antum itu benar apa g' ambil aja potongan menit ke 27:25 n 36:28 trus tanya sama Ustad antum yg paling sakti atw tanya langsung atw kasi dengar langsung sama Syaikh yg bersangkutan...kan maw datng ke Indonesia..ana siap temani gimana???
Tedo Hartono
فضيل الكيلي
MaasyaAllah Fudhoil Fudhoil, untuk apa juga ente berdusta untuk membela diri. Ente salah menyebutkan kaidah fiqh sebagai ushul fiqh, setelah Ane tahu ente itu suka ngeyel dan berdebat kusir yah ngapain lagi ladenin orang yang angkuh dan sombong. Dalam diskusi kits kemarin banyak pertanyaan Ane yang ente tidak jawab.
Kalau udah mentok, ajak ketemuan. (Malu-maluin)
Kami ga punya Ustadz sakti seperti dibarisan ustadz ente, kan antum suka menebak-nebak seperti dukun? Ketika Ane tanya dan klrifikasi tebakan Ane, eh ente malah ga jawab.
Ini kesalahan yang ente tetap ngeyel dan tidak mau klarifikasi, dan merasa sudah menjawab padahal ente belum menjawab pertanyaan Ane:
Ini ucapan antum:
" karna SS merupakan masalah duniawi maka kembali k Ushul Fiqh "asalnya yg dunia itu halal sampe ada dalil yg mengharomkan"
Koreksi Ane buat antum:
1.Siapa dari kalangan ulama yang menyebutkan redaksi seperti itu? Jangan ngelas lagi ya!
2. Itu "Ushul Fiqh" atau "Kaidah Fiqh"?, soalnya antum sudah terlanjur mengatakan kembali k Ushul Fiqh", jadi mau tabayyun nih supaya antum ga ngelas lagi.
Karena ada perbedaan antara Ushul Fiqh dan Kaidah Fiqh, sebagaimana yang dijelaskan oleh Al-Imam Al-Qorroofy rahimahullah dalam muqoddimah kitabnya Al-Furuuq:
:(( فإن الشريعة المعظمة المحمدية...اشتملت على أصول وفروع، وأصولها قسمان :أحدهما : المسمى بأصول الفقه، وهو في غالب أمره ليس فيه إلا قواعد الأحكام الناشئة عن الألفاظ العربية خاصة، وما يعرض لتلك الألفاظ من النسخ والترجيح، ونحو الأمر للوجوب ،والنهي للتحريم والصيغة الخاصة للعموم ونحو ذلك .والقسم الثاني: قواعد فقهية كلية كثيرة العدد، عظيمة المدد، مشتملة على أسرارالشرع وحكمه ، لكل قاعدة من الفروع في الشريعة ما لايحصى ، ولم يذكر شيء منها في أصول الفقه وإن اتفقت الإشارة إليه هنالك على
سبيل الإجمال فبقي تفصيله لم يتحصل,)
فضيل الكيلي nah tu kita menghadap Syaikh aja sekalian kita bawah SS komen"an kita berdua ttg Qoidah n Ushul Fiqh kedepan Syaikh pie???dan jangan Lupa menit 27:25 kita bawah kedepan Syaikh ana siap loh...karna ana bukan pendekar FB....
Tedo Hartono Tuh kan, jurus handalannya keluar. (Sok jagoan)
Ga bisa jawab, lapor deh ke Syaikh.
Ngapain juga ente sok koar-koar di FB kalau akhirnya ente sendiri ga bisa menjawab?.
Allahul Musta'aan.
Ga bisa jawab, lapor deh ke Syaikh.
Ngapain juga ente sok koar-koar di FB kalau akhirnya ente sendiri ga bisa menjawab?.
Allahul Musta'aan.
فضيل الكيلي teman" antum yg pernah nelfon atw ketemu ana taw....klw ,maw langsung aja buktikan perkataan antum kepada yg bersangkutan yaitu Syaikh As Salimi n Ustad Luqman...klw berani g' usah banyak cakap di fb....heheheh
Tedo Hartono Yang berbuat dosa adalah Luqman Ba'abduh, suruh dia yang klarifikasi ke Syaikh, ente sekalian ikut.
Siapa teman2 Ane? Ente jangan sok jadi dukun lagi bentar ente malu sendiri (senyum).
Ente kalau sudah ga bisa jawab, yah seperti itu.
Para pembaca juga tahu kalau ente itu "omong kosong".
Jawab aja tuh pertanyaan Ane di atas, sudah begitu jelas pun masih saja mencari alibi, dasar pemuja Luqman Ba'abduh.
Siapa teman2 Ane? Ente jangan sok jadi dukun lagi bentar ente malu sendiri (senyum).
Ente kalau sudah ga bisa jawab, yah seperti itu.
Para pembaca juga tahu kalau ente itu "omong kosong".
Jawab aja tuh pertanyaan Ane di atas, sudah begitu jelas pun masih saja mencari alibi, dasar pemuja Luqman Ba'abduh.
فضيل الكيلي g' ada yg permasalahkan qoul ini hanya nt jadi buktikan klw opini antum ttg qoul itu benar sebuah pelecehan terhadap Ulama....
Tedo Hartono Haha, sok tahu.
Bukan cuman Ane yang permasalahkan, Ente aja tuh yang ga tahu dan sok tahu.
Teman-teman yang lain ga mau angkat suara, mungkin masih kasian sama pujaan ente Luqman Ba'abduh
Bukan cuman Ane yang permasalahkan, Ente aja tuh yang ga tahu dan sok tahu.
Teman-teman yang lain ga mau angkat suara, mungkin masih kasian sama pujaan ente Luqman Ba'abduh
فضيل الكيلي apa ada Ustad kibar yg permasalahkan???atw cuma kumpulan orang" dungu yg suka membebek???upssss
فضيل الكيلي xixixixixixixi ada yg kepanasan....
Tedo Hartono Itulah susahnya para pemuja Luqman Ba'abduh, kalau ga bisa menjawab sok bisa menjawab dengan mengalihkan pembahasan. Ujung-ujungnya "ayo ketemuan" (senyum)
Nasehat Ane buat ente:
Fudhoil harus hati-hati bilang orang dungu, bisa jadi sifat dungu itu ada pada diri ente walaupun ente koar-koar sok berilmu. Buktinya ente ga bisa bedakan mana kaidah fiqih dan ushul fiqh, juga sok tahu tentang jenjang pendidikan orang lain padahal ente tidak tahu.
Ga perlu panas kalau hanya menghadapi orang sombong seperti ente.
Nasehat Ane buat ente:
Fudhoil harus hati-hati bilang orang dungu, bisa jadi sifat dungu itu ada pada diri ente walaupun ente koar-koar sok berilmu. Buktinya ente ga bisa bedakan mana kaidah fiqih dan ushul fiqh, juga sok tahu tentang jenjang pendidikan orang lain padahal ente tidak tahu.
Ga perlu panas kalau hanya menghadapi orang sombong seperti ente.
فضيل الكيلي hahahahahah jgn sensi broooo tu ada tanda tanyanya ckakakaka
Tedo Hartono Aduh, (maasyaAllah) kan Ane katakan "nasehat Ane buat ente", agar pertanyaan yang seperti itu bisa hilang dari otak ente. Dari indikasi komentar ente sebelumnya "plus ilmu antum g' nyampe". (Silakan ketawa Fudhoil, dari kemarin ente diskusi sama Ane ketawa melulu, tapi ga bisa menjawab. Ente omongannye aje yang gede).
?Kok Ane kayak ngomog sama anak SD ya
فضيل الكيلي yg nolak nasehat nt sapa juga ckakakakaka
Abu Abdillah Tedo Hartono: Gan, jangan kelamaan ngelayanin orang sakit, ntar malah ente yg sakit
Tedo Hartono Pemuja Luqman Ba'abduh seperti ente memang agak sulit untuk menerima fakta kebobrokan pujaan ente. Ingin membela tapi tak berdaya untuk menjawab pertanyaan, ujung-ujungnya ngelas kemudian sok bijak dan ajak ketemuan.
Ini Ane kasi tahu ente kalau pujaan ente Luqman Ba'abduh mengungkit kisah lama;
ketika ia berusaha memvonis Al-Ustadz Dzulqornain hafidzahullah sebagai pendusta, Luqman Ba'abduh berkata:
"Bagi yang ingin reuni dan memurojah, silahkan dengarkan kembali kaset Al-Ustadz Askary yang berjudul silsilat Al-Kadzdzaaabiin, iya, silsila; sejwrah para pendusta disebutkan di sana perowi-perowi pendusta, terus sampai zaman ini adalah Dulqornain bin Muhammad Sanusi" (selesai penukilan dari rekaman sesi kedua menit ke 11:31- 11:58)
Selengkapnya bisa diengarkan dan didownload di sini:http://ahlussunnahslipi.com/kajian-ilmiyyah-dosa-dosa.../
Kenapa harus kembali lagi ke kaset "Silsilah Al-Kadzdzaabiin"? Bukankah sudah terjadi ishlah dan semuanya telah rujuk dari berbagai bentuk tuduhan? Ada apa dengan Luqman Ba'abduh? Apakah dia lupa? Kalau lupa,Mari kita lihat dan ingatkan kembali cuplikan redaksi pernyataan yang telah disepakati bersama dalam ishlah pada tahun 2005 lalu:
3. وأما ما يتعلق بقضية إتهام الأستاذ الفاضل ذو القرنين وأخيه الأستاذ الفاضل خضر بالتساهل في تعاملهما مع مؤسسة الحرمين , فقد اتفقنا جميعا على ما يلي:أولا/ أقر الإخوة (الأستاذ محمد السويد والأستاذ لقمان با عبده والأستاذ أسامة والأستاذ عسكري ومن معهم) بأن هذا الإتهام للأستاذ الفاضل ذو القرنين وأخيه الأستاذ الفاضل خضر ليس فيه دليل واضح , وإنما حصل هذا بسبب بعض المواقف والتصرفات التي لم نجد لها جوابا . وقد أجابا عنها بما ظهر لنا أنها تبرءة لهما , وأننا نتراجع عن كل ما صدر منا في هذا الموضوع . ونقر بأن ما نشر من بعضنا في الأشرطة والمجالس من الإتهام والتكذيب وما هو بمعناه أنه من الخطأ الذي نتراجع عنه ونرجو من الجميع أن لا يعودوا لمثله لما في ذلك من سبب إيجاد التدابر والتنافر والفرقة وحصول الشر في دعوتنا .ثانيا/ كما يقر الإخوة (الأستاذ ذو القرنين والأستاذ خضر) بأن ما صدر منهما ونشر في الأشرطة والمجالس من الإتهام والتكذيب وما هو بمعناه للأستاذ الفاضل عسكري أنه من الخطأ الذي نتراجع عنه ونرجو من الجميع أن لا يعودوا لمثله لما في ذلك من سبب إيجاد التدابر والتنافر والفرقة وحصول الشر في دعوتنا .
"3. Adapun yang terkait dengan kasus tuduhan atas Al-Ustadz Al-Faadhil Dzulqornain dan saudaranya Al-Ustadz Al-Faadhil Khidir tentang bergampangan dalam bermuamalah dengan muassah Al-Haramain, maka kami semua telah bersepakat atas perkara berikut:
Pertama: Para ikhwah telah mengakui (Al-Ustadz Muhammad As-Sewed, Al-Usyadz Luqman Ba'abduh, Al-Ustadz Usamah, Al-Ustadz Askary dan yang bersama dengan mereka); bahwasanya tuduhan terhadap Al-Ustadz Al-Faadhil Dzulqornain dan saudaranya Al-Ustadz Al-Faadhil Khidir ini tidak ada padanya dalil yang jelas, dan hal ini terjadi disebabkan sebagian sikap-sikap dan perbuatan-perbuatan yang kami tidak menemukan jawabannya. Dan keduanya (Al-Ustadz Dzulqornain dan Al-Ustadz Khidir) telah menjawabnya dengan jawaban yang tampak bagi kami bahwasanya itu merupakan bentuk berlepas diri bagi mereka berdua, dan sesungguhnya kami rujuk dari seluruh apa yang muncul dari kami dalam perkara ini. Dan kami menetapkan bahwasanya apa yang disebarkan dari sebagian dsri kami dalam kaset-kaset dan majlis-majlis berupa tuduhan dan pendustaan dan yang semakna dengannya adalah kesalahan yang kami rujuk darinya dan kami berharap dari seluruh (pihak) agar tidak kembali seperti ini, dikarenakan didalamnya terdapat sebab adanya saling membelakangi(bermusuhan), berjauhan dan perpecahan dan terjadinya kejelekan pada dakwah kita.
Kedua: Para ikhwah telah mengakui (Al-Ustadz Dzulqornain dan Al-Ustsdz Khidir) bahwasanya apa yang muncul dari keduanya dan disebarkan dalam kaset-kaset dan majlis-majlis beruoa tuduhan dan pendustaan dan yang semakna dengannya terhadap Al-Ustadz Al-Faadhil Askary adalah kesalahan yang kami rujik darinya dan kami berharap dari seluruh (pihak) agar tidak kembali seperti ini, dikarenakan didalamnya terdapat sebab adanya saling membelakangi(bermusuhan), berjauhan dan perpecahan dan terjadinya kejelekan pada dakwah kita."
Selengkapnya, dipersilakan menyimak kembali naskah rujuk tersebut, semoga menjadi pelajaran dan obat bagi mereka yang lupa:
http://pelita-sunnah.blogspot.com/.../naskah-ishlah-dai2...
Ini Ane kasi tahu ente kalau pujaan ente Luqman Ba'abduh mengungkit kisah lama;
ketika ia berusaha memvonis Al-Ustadz Dzulqornain hafidzahullah sebagai pendusta, Luqman Ba'abduh berkata:
"Bagi yang ingin reuni dan memurojah, silahkan dengarkan kembali kaset Al-Ustadz Askary yang berjudul silsilat Al-Kadzdzaaabiin, iya, silsila; sejwrah para pendusta disebutkan di sana perowi-perowi pendusta, terus sampai zaman ini adalah Dulqornain bin Muhammad Sanusi" (selesai penukilan dari rekaman sesi kedua menit ke 11:31- 11:58)
Selengkapnya bisa diengarkan dan didownload di sini:http://ahlussunnahslipi.com/kajian-ilmiyyah-dosa-dosa.../
Kenapa harus kembali lagi ke kaset "Silsilah Al-Kadzdzaabiin"? Bukankah sudah terjadi ishlah dan semuanya telah rujuk dari berbagai bentuk tuduhan? Ada apa dengan Luqman Ba'abduh? Apakah dia lupa? Kalau lupa,Mari kita lihat dan ingatkan kembali cuplikan redaksi pernyataan yang telah disepakati bersama dalam ishlah pada tahun 2005 lalu:
3. وأما ما يتعلق بقضية إتهام الأستاذ الفاضل ذو القرنين وأخيه الأستاذ الفاضل خضر بالتساهل في تعاملهما مع مؤسسة الحرمين , فقد اتفقنا جميعا على ما يلي:أولا/ أقر الإخوة (الأستاذ محمد السويد والأستاذ لقمان با عبده والأستاذ أسامة والأستاذ عسكري ومن معهم) بأن هذا الإتهام للأستاذ الفاضل ذو القرنين وأخيه الأستاذ الفاضل خضر ليس فيه دليل واضح , وإنما حصل هذا بسبب بعض المواقف والتصرفات التي لم نجد لها جوابا . وقد أجابا عنها بما ظهر لنا أنها تبرءة لهما , وأننا نتراجع عن كل ما صدر منا في هذا الموضوع . ونقر بأن ما نشر من بعضنا في الأشرطة والمجالس من الإتهام والتكذيب وما هو بمعناه أنه من الخطأ الذي نتراجع عنه ونرجو من الجميع أن لا يعودوا لمثله لما في ذلك من سبب إيجاد التدابر والتنافر والفرقة وحصول الشر في دعوتنا .ثانيا/ كما يقر الإخوة (الأستاذ ذو القرنين والأستاذ خضر) بأن ما صدر منهما ونشر في الأشرطة والمجالس من الإتهام والتكذيب وما هو بمعناه للأستاذ الفاضل عسكري أنه من الخطأ الذي نتراجع عنه ونرجو من الجميع أن لا يعودوا لمثله لما في ذلك من سبب إيجاد التدابر والتنافر والفرقة وحصول الشر في دعوتنا .
"3. Adapun yang terkait dengan kasus tuduhan atas Al-Ustadz Al-Faadhil Dzulqornain dan saudaranya Al-Ustadz Al-Faadhil Khidir tentang bergampangan dalam bermuamalah dengan muassah Al-Haramain, maka kami semua telah bersepakat atas perkara berikut:
Pertama: Para ikhwah telah mengakui (Al-Ustadz Muhammad As-Sewed, Al-Usyadz Luqman Ba'abduh, Al-Ustadz Usamah, Al-Ustadz Askary dan yang bersama dengan mereka); bahwasanya tuduhan terhadap Al-Ustadz Al-Faadhil Dzulqornain dan saudaranya Al-Ustadz Al-Faadhil Khidir ini tidak ada padanya dalil yang jelas, dan hal ini terjadi disebabkan sebagian sikap-sikap dan perbuatan-perbuatan yang kami tidak menemukan jawabannya. Dan keduanya (Al-Ustadz Dzulqornain dan Al-Ustadz Khidir) telah menjawabnya dengan jawaban yang tampak bagi kami bahwasanya itu merupakan bentuk berlepas diri bagi mereka berdua, dan sesungguhnya kami rujuk dari seluruh apa yang muncul dari kami dalam perkara ini. Dan kami menetapkan bahwasanya apa yang disebarkan dari sebagian dsri kami dalam kaset-kaset dan majlis-majlis berupa tuduhan dan pendustaan dan yang semakna dengannya adalah kesalahan yang kami rujuk darinya dan kami berharap dari seluruh (pihak) agar tidak kembali seperti ini, dikarenakan didalamnya terdapat sebab adanya saling membelakangi(bermusuhan), berjauhan dan perpecahan dan terjadinya kejelekan pada dakwah kita.
Kedua: Para ikhwah telah mengakui (Al-Ustadz Dzulqornain dan Al-Ustsdz Khidir) bahwasanya apa yang muncul dari keduanya dan disebarkan dalam kaset-kaset dan majlis-majlis beruoa tuduhan dan pendustaan dan yang semakna dengannya terhadap Al-Ustadz Al-Faadhil Askary adalah kesalahan yang kami rujik darinya dan kami berharap dari seluruh (pihak) agar tidak kembali seperti ini, dikarenakan didalamnya terdapat sebab adanya saling membelakangi(bermusuhan), berjauhan dan perpecahan dan terjadinya kejelekan pada dakwah kita."
Selengkapnya, dipersilakan menyimak kembali naskah rujuk tersebut, semoga menjadi pelajaran dan obat bagi mereka yang lupa:
http://pelita-sunnah.blogspot.com/.../naskah-ishlah-dai2...
Tedo Hartono Tafadhdhal ketawa sepuas-puasnya...(Allahu yahdiik)
فضيل الكيلي udah punya di kirim kemarin ma teman ana ......lambat nt...jadi gimana maw g' ketemu Syaikh As Salimi tanya kepada beliau masalah qoul tersebut????
Tedo Hartono Abu Abdillah syukron atas nasehat berharganya akhiy.
Akh Fudhoil ini hanyalah korban "brain wash" Luqman Ba'abduh, kalau keliatan ngeyel dan suka ngelas gitu yah dimaklumi aja.
Sekali lagi jazaakallahu khairan.
Akh Fudhoil ini hanyalah korban "brain wash" Luqman Ba'abduh, kalau keliatan ngeyel dan suka ngelas gitu yah dimaklumi aja.
Sekali lagi jazaakallahu khairan.
فضيل الكيلي hahahahahahah dapat jalan buntu baru nrima nasehat orang....karena takut di hadapkan Syaikh langsung untuk membuktikan Al Haq hmmm...kapan slesai masalahnya klw gitu
Tedo Hartono Ga usah kayak anak kecil akhiy, pertanyaan Ane di atas sederhana dan ada jawabannya di kutubul ushul wa qowaaidhuh, tapi ente pemalas nyari dan hanya bisa mengatakan orang lain "ilmu antum g' nyampe" "dungu" dan lain-lain, sama dengan Luqman Ba'abduh yang hanya bisa memvonis orang lain "bodoh" tapi dia sendiri ga bisa sebutkan letak kebodohan orang yang ia vonis.
Kalau ente benar2 ingin mencari kebenaran, dipersilakan ketemui Syaikh yang ente maksud.
Bagi Anr Al-haq sudah jelas dan bukti juga sudah jelas, kenapa Ane harus ke hadapan Syaikh?.
Ane tidak heran kalau ente suka menuduh Ane macam-macam, karena pujaan ente Luqman Ba'abduh juga begitu.
Ngapain juga ketemu Syaikh hanya bertanya tentang ucapan Luqman Ba'abduh? Ane bukan orang yang bersifat keanak-anakan seperti ente.
Ente Mati-matian membela Luqman Ba'abduh? Padahal gampang aja, tinggal ente sama Luqman Ba'abduh datangi Syaikh Utsman hafidzahullah dan meminta maaf. Clear.
Baarakallahu fiik
Kalau ente benar2 ingin mencari kebenaran, dipersilakan ketemui Syaikh yang ente maksud.
Bagi Anr Al-haq sudah jelas dan bukti juga sudah jelas, kenapa Ane harus ke hadapan Syaikh?.
Ane tidak heran kalau ente suka menuduh Ane macam-macam, karena pujaan ente Luqman Ba'abduh juga begitu.
Ngapain juga ketemu Syaikh hanya bertanya tentang ucapan Luqman Ba'abduh? Ane bukan orang yang bersifat keanak-anakan seperti ente.
Ente Mati-matian membela Luqman Ba'abduh? Padahal gampang aja, tinggal ente sama Luqman Ba'abduh datangi Syaikh Utsman hafidzahullah dan meminta maaf. Clear.
Baarakallahu fiik
https://www.facebook.com/om.sahlu?fref=ts




0 komentar:
Posting Komentar